Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, Menyongsong Kerjasama Global yang Berdampak
January 17, 2025 9:00:00 am, Produced By: Budi Wahyu
Pada Senin, 6 Januari 2025, Kementerian Luar Negeri Brasil mengumumkan langkah besar dalam diplomasi internasional, yaitu Indonesia resmi menjadi anggota baru dalam kelompok BRICS. Keikutsertaan Indonesia dalam perkumpulan ini membuka pintu baru bagi kerjasama ekonomi, politik, dan sosial antara Indonesia dengan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Posisi Indonesia sebagai anggota terbaru dalam kelompok ini juga menandai tonggak sejarah penting dalam hubungan antarnegara di tingkat global.
BRICS merupakan aliansi ekonomi dengan tujuan meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang strategis. Organisasi ini dibentuk tahun 2006 oleh empat negara utama yakni Brasil, Rusia, India, dan China. Sehingga awalnya bernama BRIC. Namun pada tahun 2010, Afrika Selatan bergabung dalam keanggotaan BRIC. Dengan demikian, nama organisasi itu bertambah menjadi BRICS.
BRICS merupakan forum yang penting dalam kerjasama multilateral dan menjadi wadah bagi negara-negara peserta untuk mendiskusikan berbagai isu global, meliputi perdagangan, investasi, keamanan, lingkungan, dan pengembangan sumber daya. Kelompok ini didorong oleh semangat saling menguntungkan, keberlanjutan, dan kerjasama yang berkualitas tinggi.
Keanggotaan BRICS mencerminkan gabungan kekuatan ekonomi yang besar, populasi yang signifikan, dan pengaruh politik yang kuat di tingkat global. Negara-negara anggota BRICS memiliki peranan yang semakin penting dalam mempengaruhi dinamika ekonomi dunia, menentukan arah kebijakan, serta mempromosikan kerjasama internasional yang saling menguntungkan.
Sejalan dengan struktur BRICS yang berfokus pada lima komponen utama, yaitu pertemuan kepala negara dan pemerintahan, KTT BRICS, Menko Ekonomi, Bank Pembangunan BRICS, dan kerjasama antara kontak diplomatik, keikutsertaan Indonesia membawa nilai tambah yang signifikan. Indonesia, dengan ekonomi yang berkembang pesat dan posisi geopolitik strategis di kawasan Asia Tenggara, dapat memberikan kontribusi berharga dalam memperkuat kerjasama BRICS.
Keikutsertaan Indonesia dalam BRICS bukan hanya memberikan manfaat bagi negara itu sendiri, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi kelompok BRICS secara keseluruhan. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, pasar konsumen yang besar, serta potensi pertumbuhan ekonomi yang dinamis. Dengan demikian, Indonesia membawa kesempatan baru untuk kerjasama investasi, perdagangan, dan proyek-proyek infrastruktur bersama antara anggota BRICS.
Selain itu, bergabungnya Indonesia dalam BRICS juga memberikan kesempatan untuk memperluas jaringan diplomasi dan kerjasama antarnegara. Hal ini dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung dunia dan membuka pintu-pintu baru untuk kerjasama strategis dalam mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan energi, dan keberlanjutan pembangunan.
Dengan demikian, keikutsertaan Indonesia dalam kelompok BRICS tidak hanya mengukuhkan posisinya dalam menghadapi dinamika global, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memperluas kerjasama ekonomi dan politik yang saling menguntungkan. Adanya sinergi antara potensi Indonesia dengan kekuatan BRICS akan membawa dampak positif bagi perkembangan negara ini serta kesinambungan kerjasama antarnegara di tingkat global. Semoga langkah ini akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih makmur dan berdampak positif bagi dunia yang lebih luas.